Pemerintah Indonesia resmi menetapkan kuota produksi bijih nikel (nickel ore) tahun 2026 sebesar 250–270 juta ton wet metric, turun signifikan sekitar 30–34% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas harga nikel global, mendorong hilirisasi lebih dalam, dan mengurangi tekanan lingkungan di tambang nikel laterit. Bagi pelaku tambang, penurunan kuota ini bukan hanya soal […]


